Bupati Ela Tandai Dimulainya Sekolah Rakyat Lampung di Sukadana, Akses Pendidikan bagi Keluarga Rentan Kian Terbuka

Screenshot_20260115_232319~2

Sukadana – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Hal ini ditandai dengan peluncuran sekaligus ground breaking pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Lampung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, yang berlokasi di Desa Muara Jaya, Kecamatan Sukadana, Senin (12/01/2026).

Kehadiran Sekolah Rakyat tersebut diharapkan menjadi solusi konkret bagi anak-anak dari keluarga rentan yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam mengakses pendidikan formal yang layak.

Dalam sambutannya, Bupati Ela menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap masa depan generasi muda, khususnya anak-anak yang berasal dari keluarga prasejahtera.

“Sekolah Rakyat ini bukan hanya tentang membangun gedung, tetapi membangun harapan. Negara hadir untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama dalam memperoleh pendidikan yang bermutu,” ungkapnya.

Ia menegaskan, pendidikan memegang peranan strategis dalam upaya memutus rantai kemiskinan. Melalui sistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan, anak-anak Lampung Timur diharapkan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial.

Pembangunan Sekolah Rakyat tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2025 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, yang menempatkan sektor pendidikan sebagai pilar utama peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Tidak boleh ada anak yang tertinggal pendidikannya hanya karena faktor ekonomi. Sekolah Rakyat hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut,” tegas Bupati Ela.

Saat ini, Sekolah Rakyat Lampung Timur telah menampung 25 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 50 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ke depan, sekolah ini direncanakan berkembang menjadi kawasan pendidikan terpadu dengan daya tampung hingga 1.000 siswa, berdiri di atas lahan seluas 7,1 hektare yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.

Konsep pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, literasi, keterampilan hidup, serta pengembangan potensi lokal agar para lulusan mampu mandiri dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Prosesi peletakan batu pertama diawali dengan doa bersama sebagai simbol harapan agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Bupati Ela juga menegaskan dukungan penuh Pemkab Lampung Timur melalui kolaborasi lintas sektor guna memastikan keberlanjutan program Sekolah Rakyat.

“Kami berkomitmen untuk mengawal dan menyukseskan Sekolah Rakyat ini agar benar-benar menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak Lampung Timur,” pungkasnya.

Diharapkan, keberadaan Sekolah Rakyat di Kecamatan Sukadana tidak hanya meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan, tetapi juga mendorong dampak sosial dan ekonomi positif bagi masyarakat sekitar serta melahirkan generasi Lampung Timur yang cerdas dan berakhlak mulia.

 

Editor  : fhee. Transsewu.com

About The Author