Ketua Umum PB ISPI Audy Joinaldy: Peternakan Lampung Jadi Tulang Punggung Ekonomi dan Ketahanan Pangan Nasional
Transsewu.com |Bandar Lampung , Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (PB ISPI), Audy Joinaldy, menegaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki peran strategis sebagai salah satu penopang utama ketahanan pangan nasional, khususnya di sektor peternakan dan pertanian.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam kegiatan ISPI di Lampung. Dalam sambutannya, Audy menyampaikan bahwa organisasi ISPI kini terus berkembang dengan kepengurusan wilayah yang telah tersebar hampir di seluruh Indonesia, termasuk Papua. Ia juga menjelaskan bahwa ISPI dihuni oleh berbagai latar belakang profesi, mulai dari akademisi, pengusaha, birokrat, hingga politisi dan anggota legislatif.
“Organisasi ini menjadi wadah berhimpunnya berbagai profesi yang memiliki perhatian terhadap kemajuan sektor peternakan Indonesia,” ujarnya.
Menurut Audy, Lampung merupakan salah satu provinsi di Sumatera yang memiliki kontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan pangan Pulau Jawa. Ia mencontohkan produksi ayam, telur, hingga sapi dari Lampung yang selama ini menjadi penyuplai utama ke berbagai daerah.
Ia bahkan menyebut surplus produksi ayam di Lampung mencapai puluhan ribu ton dan menjadi bukti kuat bahwa sektor peternakan daerah berkembang sangat pesat. Selain itu, kontribusi subsektor peternakan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lampung yang mendekati 10 persen dinilai sebagai angka yang sangat besar dan menunjukkan bahwa sektor ini menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah.
“Peternakan Lampung sangat menggeliat. Ini menunjukkan bahwa sektor peternakan menjadi salah satu penyokong ekonomi penting di Provinsi Lampung,” katanya.
Audy juga mengapresiasi tingginya antusiasme para pelaku usaha, akademisi, dan stakeholder peternakan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, hal itu menunjukkan besarnya perhatian masyarakat terhadap perkembangan dunia peternakan di Lampung.
Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, organisasi profesi, dan para pelaku usaha untuk mendukung program pembangunan daerah, khususnya di bidang ketahanan pangan dan peternakan.
Ia juga menyoroti tantangan nasional di sektor peternakan, terutama tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor susu dan bibit unggul ternak. Karena itu, ia berharap Lampung dapat terus memperkuat sektor peternakan sebagai salah satu tulang punggung ekonomi sekaligus mendukung kemandirian pangan nasional.
“Kita harus bersama-sama mendukung program pemerintah dan memberikan masukan terbaik agar sektor peternakan terus berkembang dan mampu memperkuat ekonomi Indonesia,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Audy Joinaldy mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi demi kemajuan dunia peternakan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung.
“Semoga Lampung semakin maju, berkembang, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya.
Editor : fhee
