RSUD dr. H. Bob Bazar Umumkan Dua Jenazah Tanpa Identitas, Masyarakat Diminta Bantu Identifikasi Korban
Transsewu.com |Lampung Selatan – RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM, Kabupaten Lampung Selatan mengumumkan keberadaan dua jenazah laki-laki tanpa identitas yang ditemukan dalam kondisi pembusukan lanjut. Pengumuman ini disampaikan sebagai upaya membantu proses identifikasi korban sekaligus mempercepat pencarian pihak keluarga.
Direktur RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM, dr. Djohardi, M.H., mengatakan hingga saat ini belum ada keluarga maupun kerabat yang datang untuk mengonfirmasi identitas kedua korban tersebut.
“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, diharapkan segera menghubungi Humas RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM,” ujar dr. Djohardi dalam surat bernomor 00.1.5/2216/VI.02/2026 tertanggal 27 Juli 2026.
Jenazah pertama diterima RSUD dari personel Polsek Penengahan pada 18 Juli 2026. Berdasarkan keterangan kepolisian, korban ditemukan di pesisir Pantai Legundi, Kecamatan Ketapang, dalam kondisi pembusukan lanjut.
Hasil pemeriksaan luar menunjukkan korban berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan tinggi badan 135–160 sentimeter dan usia sekitar 25–45 tahun. Kondisi jasad sudah tidak utuh dengan panjang sisa tubuh sekitar 115 sentimeter. Di sekitar lokasi penemuan juga ditemukan potongan karet ban berwarna hitam.
Korban mengenakan kaus tanpa lengan bertudung berwarna ungu, merah, dan putih bertuliskan “ABU Gracia” bergambar tulang ikan, kaus lengan panjang berwarna biru gelap bertuliskan “TERYOSO KMH 189”, serta celana training biru dongker dengan dua garis di sisi kanan dan kiri. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari satu bulan hingga kurang dari dua bulan sebelum pemeriksaan dilakukan.
Sementara itu, jenazah kedua diterima RSUD pada 20 Juli 2026, juga dari Polsek Penengahan. Korban ditemukan di perairan Kepulauan Kandang dalam kondisi pembusukan lanjut.
Dari hasil pemeriksaan, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan tinggi badan sekitar 155 sentimeter dan usia 35–50 tahun. Tulang tengkorak masih lengkap, namun tulang rahang bawah tidak ditemukan. Selain itu, terdapat perubahan warna kemerahan pada kedua tangan.
Korban mengenakan kaus lengan panjang bertudung berwarna biru navy ukuran XL bertuliskan “Klampis (Back to Life)” dengan gambar bintang. Pada bagian belakang bawah sisi kanan terdapat tulisan “DOA IBU/MAS SIPIT”, sedangkan pada bagian punggung bertuliskan “KAWAN SEJALAN”. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban diperkirakan meninggal sekitar dua hingga enam minggu sebelum dilakukan pemeriksaan.
RSUD dr. H. Bob Bazar berharap informasi ini dapat diketahui masyarakat secara luas sehingga identitas kedua korban segera terungkap dan pihak keluarga memperoleh kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya.
Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi yang dapat membantu proses identifikasi diminta segera menghubungi petugas RSUD atas nama Suprinato melalui nomor 0813-6900-2524. Konfirmasi identitas dibuka selama 3 x 24 jam sejak pengumuman diterbitkan atau paling lambat Senin, 3 Agustus 2026, agar proses penanganan jenazah dapat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.(rls/fhe)
