OJK Lampung Perkuat Literasi Keuangan, 150 Guru di Pesisir Barat Terima Perlindungan Asuransi Jiwa

Screenshot_20260805_064825~2

Transsewu.com |Pesisir Barat – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Asuransi Astra terus memperkuat literasi serta inklusi keuangan masyarakat melalui penyerahan polis asuransi jiwa kepada 150 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari guru dan tenaga pendidik di Kabupaten Pesisir Barat.

Kegiatan yang berlangsung di Lobby Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin, Kabupaten Pesisir Barat tersebut merupakan wujud sinergi antara regulator, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perlindungan keuangan sekaligus memperluas akses terhadap produk keuangan yang bermanfaat.

Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy melalui Deputi Direktur OJK Provinsi Lampung, Ety Elyati, menyampaikan bahwa kepemilikan asuransi jiwa menjadi salah satu bentuk perlindungan finansial bagi ASN beserta keluarganya ketika menghadapi risiko yang tidak terduga.

Menurutnya, asuransi berfungsi sebagai jaring pengaman (safety net) yang mampu membantu menjaga kondisi ekonomi keluarga apabila terjadi musibah, seperti sakit kritis maupun meninggalnya pencari nafkah. Dengan adanya perlindungan tersebut, kebutuhan keluarga, termasuk biaya pendidikan anak, tetap dapat terpenuhi tanpa harus menjual aset atau berutang.

“Literasi keuangan harus diikuti dengan kepemilikan produk keuangan yang tepat agar manfaat perlindungannya benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, indeks literasi keuangan nasional tercatat sebesar 66,46 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 80,51 persen. Meski menunjukkan tren positif, masih terdapat kesenjangan antara tingginya akses terhadap layanan keuangan dengan tingkat pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara bijak.

Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat rentan terhadap berbagai modus kejahatan keuangan, seperti pinjaman online ilegal, investasi bodong, hingga penipuan berbasis digital.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pesisir Barat, Zukri Amin, mengapresiasi pelaksanaan program yang menyasar para guru dan tenaga pendidik. Menurutnya, guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang dapat menularkan pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan kepada peserta didik maupun masyarakat luas.

Melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat semakin mampu merencanakan masa depan, mengelola risiko, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Di sisi lain, OJK juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan terhadap seluruh lembaga jasa keuangan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK). Langkah tersebut dilakukan guna memastikan setiap perusahaan asuransi memenuhi hak-hak pemegang polis sesuai ketentuan yang berlaku.

Kolaborasi antara OJK Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, dan Asuransi Astra diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa asuransi merupakan kebutuhan penting sebagai bentuk perlindungan keuangan. Penyerahan 150 polis asuransi jiwa kepada para guru menjadi langkah nyata dalam menciptakan tenaga pendidik yang semakin cakap finansial dan lebih tenang dalam menjalankan tugas mencerdaskan generasi bangsa.Jika diinginkan, saya juga bisa membuat versi yang lebih khas media online dengan gaya bahasa yang lebih tajam dan menarik untuk meningkatkan jumlah pembaca.(rls/fhe)

About The Author