Aksi Cepat BPBD! Pohon Tumbang di Panglima Polim Berhasil Dievakuasi
Transsewu.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk mengevakuasi pohon mahoni berdiameter sekitar 60 cm yang tumbang dan menutup akses Jalan Panglima Polim, tepat di depan Masjid Darul Fatah, RT 11 LK III Kelurahan Segala Mider, Tanjung Karang Barat, Selasa (18/11/2025). Pohon tersebut tumbang sekitar pukul 11.49 WIB akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Evakuasi Cepat dan Kondisi di Lapangan
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra, menyampaikan bahwa batang pohon sempat menimpa kabel jaringan internet di sekitar lokasi. Beruntung, kondisi jalan sedang sepi sehingga tidak menimbulkan kemacetan maupun korban jiwa. TRC BPBD bersama aparat kepolisian langsung melakukan pemotongan batang pohon agar akses jalan kembali terbuka.

Idham mengungkapkan bahwa proses evakuasi berjalan lancar dan dilakukan dengan sigap untuk memastikan keamanan pengguna jalan. Ia menjelaskan bahwa kejadian pohon tumbang kerap terjadi pada musim penghujan sehingga semua pihak diminta tetap waspada. Dengan respons cepat tersebut, jalur transportasi kembali normal dalam waktu singkat.
Imbauan Kewaspadaan Cuaca Ekstrem
Memasuki musim hujan dengan intensitas tinggi, BPBD kembali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati, terutama terhadap potensi angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang. Warga diminta tidak berteduh di bawah pohon besar serta menghindari titik-titik rawan tumbang demi keselamatan.
Idham menegaskan bahwa BPBD Kota Bandar Lampung siaga 24 jam untuk menerima laporan masyarakat terkait pohon tumbang, banjir, maupun bencana lainnya. Ia mengajak warga untuk segera melaporkan jika melihat kondisi berbahaya di lingkungan masing-masing guna mencegah risiko yang lebih besar.
Selain itu, Idham menyampaikan arahan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah ke sungai, serta tidak melakukan pembakaran sampah di bawah pohon yang dapat merusak akar dan struktur batang. Ia menutup dengan harapan agar kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menekan potensi terjadinya bencana di Kota Bandar Lampung.
Editor : fhee. Transsewu.com
