Almira Nabila Fauzi Tegaskan Peran Strategis DPD RI dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kemiling

GridArt_20251223_121436862

Bandar Lampung – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Lampung, Almira Nabila Fauzi, menegaskan pentingnya sosialisasi Empat Pilar MPR RI sebagai upaya memperkuat rasa kebangsaan, persatuan, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan Almira dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, pada Senin, 22/13/25.

Dalam sambutannya, Almira menjelaskan bahwa keanggotaan DPD RI di setiap provinsi hanya berjumlah empat orang, sehingga secara nasional total anggota DPD RI mencapai 152 orang. Di Provinsi Lampung sendiri, Almira merupakan satu-satunya perempuan yang duduk sebagai anggota DPD RI.

“DPD RI bersifat independen dan tidak berpartai. Fungsi kami terbatas pada pengawasan, pengajuan, serta pertimbangan kebijakan, bukan sebagai eksekutor,” jelas Almira.

Ia menerangkan bahwa DPD RI memiliki empat komite, dan saat ini dirinya bertugas di Komite IV yang membidangi keuangan negara, UMKM, perpajakan, serta permasalahan permodalan di Indonesia. Menurutnya, meskipun berasal dari daerah pemilihan masing-masing, ruang kerja DPD RI berada di tingkat pusat dengan fokus pada pengawasan dan evaluasi undang-undang yang berdampak secara nasional.

“DPD RI tidak hanya mengurus permasalahan daerah, tetapi fokus pada kebijakan di tingkat pusat yang efeknya dirasakan oleh seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Meski demikian, Almira menegaskan bahwa penyerapan aspirasi masyarakat tetap menjadi tugas utama DPD RI, yang selanjutnya disampaikan kepada DPR RI sebagai lembaga eksekutor kebijakan.

Almira menilai sosialisasi Empat Pilar MPR RI masih sangat relevan dan penting untuk terus dilakukan sebagai amanat negara guna menumbuhkan nilai kebangsaan dan cinta Tanah Air di tengah dinamika sosial masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai pemateri Dr. Fauzi, S.E., Akt., M.E., M.Kom, Rektor Institut Bhakti Nusantara (IBN) Lampung. Fauzi menekankan bahwa nilai-nilai Empat Pilar MPR RI harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar wacana. Ia menyampaikan bahwa Pancasila sejalan dengan ajaran seluruh agama yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan menolak kekerasan. Persatuan Indonesia dimaknai sebagai persatuan seluruh rakyat tanpa membedakan suku, agama, maupun daerah, yang tercermin melalui musyawarah, gotong royong, kepedulian sosial, serta ketaatan terhadap hukum. Sementara itu, nilai Bhinneka Tunggal Ika yang telah hidup sejak Sumpah Pemuda 1928 menjadi kekuatan utama dalam menjaga keutuhan NKRI, sehingga pengamalan Empat Pilar diharapkan mampu memperkuat persatuan dan solidaritas masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai kebangsaan, serta mengamalkan Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

Editor  : fhee. Transsewu.com

About The Author