Di Hadapan 1.500 Guru, Bupati Egi Ingatkan Adaptasi di Era AI: Inspirasi Tak Bisa Digantikan Teknologi

Screenshot_20260403_155749~2

Transsewu.com |LAMSEL, Penengahan – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan pentingnya kemampuan adaptasi bagi tenaga pendidik dalam menghadapi perubahan global yang semakin cepat, khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Hal tersebut disampaikan di hadapan sekitar 1.500 guru saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional bertajuk How to Be Great Teacher yang digelar di Aula SMA Kebangsaan, Kecamatan Penengahan, Jumat (2/4/2026).

Menurut Egi, kemajuan teknologi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola pembelajaran. Namun demikian, ia menekankan bahwa peran guru tidak sepenuhnya dapat digantikan oleh teknologi.

“Transfer informasi saat ini dapat dilakukan oleh teknologi, tetapi inspirasi hanya bisa diberikan oleh jiwa seorang guru,” ujarnya.

Egi juga mengingatkan bahwa dampak perubahan global tidak hanya dirasakan di kota besar, tetapi juga hingga ke wilayah pedesaan.

“Meskipun kita berada di desa, perubahan global tetap mempengaruhi tatanan kehidupan masyarakat,” kata dia.

Dalam forum yang diikuti guru dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan tersebut, Egi mendorong para pendidik untuk terus memperluas wawasan dan tidak berhenti mengikuti perkembangan zaman.

“Kita tidak boleh berhenti membuka cakrawala terhadap perubahan dan perkembangan yang terjadi. Dunia memang sedang mengalami pergeseran peradaban,” lanjutnya.

Ia pun mengajak para guru untuk menjadikan tantangan sebagai bagian dari proses bertumbuh, bukan sebagai hambatan.

“Jika ingin menjadi besar, kita harus melalui proses, termasuk menghadapi tantangan sebagai bagian dari adaptasi,” jelasnya.

Seminar yang mengusung tema “Pengajar Belum Tentu Mengajar, Tapi Mampu Menginspirasi” tersebut menjadi ruang penguatan kapasitas tenaga pendidik di tengah dinamika pendidikan global.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga memberikan apresiasi kepada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung Selatan yang berkolaborasi dengan Komunitas Teacher Preneur dalam penyelenggaraan kegiatan.

Egi menilai, keterlibatan organisasi mahasiswa memiliki peran penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

“Kami mengapresiasi peran organisasi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui kegiatan yang mendorong kapasitas tenaga pengajar,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu meningkatkan kompetensi serta memperkuat peran strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan di era globalisasi.

 

Editor  : fhee

About The Author