DPRD Provinsi Lampung Dukung Groundbreaking Hilirisasi Ayam Terintegrasi

GridArt_20260210_150220099

Transsewu.com – Bandar Lampung , Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah serta meningkatkan nilai tambah sektor peternakan di Provinsi Lampung.

Kegiatan tersebut digelar di Kebun Trikora PTPN I Regional 7, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (6/2/2026), dan merupakan bagian dari program nasional penguatan hilirisasi peternakan yang dilaksanakan serentak di sejumlah provinsi.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung diwakili Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, yang hadir bersama Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan mewakili Gubernur Lampung, perwakilan Kementerian Pertanian, serta jajaran manajemen PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I).

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Ahmad Basuki menegaskan bahwa DPRD memandang Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi sebagai langkah konkret dalam mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis penguatan sektor riil.

Menurutnya, pengembangan hilirisasi sangat penting agar Provinsi Lampung tidak hanya berperan sebagai daerah produsen, tetapi juga mampu mengoptimalkan nilai tambah produk peternakan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya peternak.

“DPRD Provinsi Lampung melalui Komisi II akan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar program ini berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel, serta benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan peternak, stabilitas pasokan, dan pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat,” ujar Ahmad Basuki.

Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Provinsi Lampung diarahkan pada penguatan ekosistem peternakan terpadu dari hulu hingga hilir, meliputi pengembangan pembibitan, pakan ternak, pengolahan hasil peternakan, hingga sistem distribusi yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah produk.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Pertanian menyampaikan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi strategis sebagai sentra pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi untuk mendukung ketahanan pangan regional. PTPN I juga menyatakan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri peternakan terpadu yang berkelanjutan di Provinsi Lampung.

Menutup kegiatan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung menegaskan komitmen DPRD untuk terus mengawal dan mendorong Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi agar selaras dengan kebijakan pembangunan daerah, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Provinsi Lampung.

 

Editor : fhee. Transsewu.com

About The Author