Pemkot Bandar Lampung Tegaskan Integritas Jurnalis Tetap Prioritas di Era AI

Screenshot_20251123_191938~2

Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas ekosistem informasi publik di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Hal ini ditunjukkan melalui kehadiran perwakilan pemerintah pada Diskusi Publik bertema “Uji Integritas Wartawan di Tengah Arus Kecerdasan Buatan (AI)” yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung di Balai Wartawan, Senin (17/11/2025).

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandar Lampung, Dr. Veni Devialiesti, S.P., M.M. Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan ini dinilai sebagai bentuk apresiasi terhadap peran strategis media dalam menyampaikan informasi akurat dan membangun kepercayaan publik.

AI Tantangan Baru, Integritas Tetap Harga Mati

Dalam sambutannya, Dr. Veni Devialiesti menegaskan bahwa perkembangan teknologi, termasuk AI, merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari. Meski demikian, ia menekankan bahwa kecanggihan teknologi tidak boleh menggeser nilai dasar jurnalistik, seperti integritas, akurasi, dan tanggung jawab. “AI dapat membantu mempercepat kerja jurnalistik, tetapi keputusan editorial dan penilaian etis tetap berada di tangan manusia,” ujarnya.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan mengenai peluang serta risiko pemanfaatan AI di dunia pers. Para narasumber menyoroti tantangan maraknya informasi digital yang mudah dimanipulasi, sehingga wartawan dituntut semakin teliti dalam proses verifikasi data untuk menghindari penyebaran misinformasi.

Manfaat AI dan Penguatan Kapasitas SDM Pers

Selain membahas risiko, para peserta juga mengulas potensi positif AI, seperti pengolahan big data, percepatan riset, hingga kemampuan mendeteksi misinformasi. Namun, seluruh manfaat tersebut harus dibarengi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, agar wartawan tetap menjadi pengendali utama kualitas karya jurnalistik, bukan sekadar pengguna teknologi.

Dr. Veni menambahkan bahwa Pemkot Bandar Lampung selalu siap berkolaborasi dengan insan pers untuk memperkuat literasi informasi masyarakat. Menurutnya, wartawan adalah garda terdepan dalam memastikan publik menerima informasi yang objektif, transparan, dan bertanggung jawab.

Kegiatan yang menjadi bagian dari Pekan Pendidikan Wartawan Lampung ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif. Antusiasme peserta menunjukkan kesadaran kolektif bahwa integritas wartawan merupakan pondasi utama dalam membangun ekosistem informasi yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan di Provinsi Lampung. (*)

 

Editor : fhee. Transsewu.com

About The Author