Cukup Kirim “Hallo”, Layanan Pengaduan Digital Lampung Selatan Segera Hadir, Bupati Egi Tekankan Kemudahan Akses

Screenshot_20260402_210859~2

Transsewu.com |KALIANDA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan tengah mempersiapkan peluncuran layanan pengaduan digital bertajuk “Hallo Lamsel” yang dirancang sederhana dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa layanan tersebut harus benar-benar ramah pengguna (user-friendly), sehingga dapat digunakan oleh semua kalangan, termasuk warga yang belum terbiasa dengan teknologi digital.

Hal itu disampaikan dalam rapat lanjutan pembahasan “Hallo Lamsel” yang digelar secara hybrid bersama jajaran pemerintah daerah, Kamis (2/4/2026).

Dalam arahannya, Bupati Egi meminta para camat memberikan masukan terkait kemudahan penggunaan layanan tersebut di wilayah masing-masing, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses teknologi.

“Saya minta para camat memberikan tanggapan. Apakah masyarakat di kecamatan, khususnya yang belum terbiasa dengan teknologi, dapat dengan mudah menggunakan layanan ini,” ujarnya.

Selain itu, Egi juga menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) untuk melakukan sosialisasi secara luas sebelum layanan resmi diluncurkan. Ia menilai, uji coba yang melibatkan masyarakat secara langsung sangat penting untuk memastikan sistem berjalan optimal.

“Pastikan sebelum diluncurkan, layanan ini benar-benar mudah diakses dan sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Layanan “Hallo Lamsel” nantinya memungkinkan masyarakat menyampaikan keluhan hanya melalui aplikasi WhatsApp. Warga cukup mengirim pesan “Hallo”, kemudian sistem akan merespons secara otomatis dan memandu proses pelaporan.

Proses pengaduan dirancang praktis, mulai dari memilih jenis layanan, mengisi identitas, menjelaskan kejadian, hingga mengunggah bukti pendukung berupa foto. Setelah itu, pengguna akan menerima ringkasan laporan untuk dikonfirmasi sebelum diproses lebih lanjut.

Setiap laporan yang masuk akan diberikan nomor tiket serta tautan pemantauan, sehingga masyarakat dapat mengikuti perkembangan penanganan secara transparan.

Pelaksana Tugas Kepala Diskominfo Lampung Selatan, Hendry Kurniawan, menjelaskan bahwa sistem ini telah terintegrasi dengan seluruh perangkat daerah, memungkinkan respons yang lebih cepat dan komunikasi dua arah yang efektif.

“Seluruh laporan akan terdokumentasi dengan baik, baik yang sedang diproses maupun yang sudah selesai. Ini untuk memastikan transparansi pelayanan,” jelasnya.

Ke depan, layanan ini juga akan dikembangkan dengan berbagai fitur tambahan, termasuk informasi harga bahan pokok di sejumlah pasar yang terintegrasi dalam satu sistem.

Melalui inovasi ini, Pemkab Lampung Selatan berharap “Hallo Lamsel” dapat menjadi pusat layanan digital yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat

 

Editor : fhe

About The Author