Gudang BBM Oplosan Digerebek di Pesawaran, Warga Minta Dalang Utama Diungkap
Transsewu.com|Pesawaran— Aktivitas ilegal pengolahan dan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) kembali terbongkar di wilayah Lampung. Kali ini, jajaran Polda Lampung menggerebek tiga gudang yang diduga menjadi pusat pengolahan BBM oplosan di Kabupaten Pesawaran, Rabu (8/4/2026).
Ketiga gudang yang berada dalam satu area tersebut tampak langsung disegel aparat. Garis polisi membentang di sekeliling lokasi, sementara penjagaan ketat dilakukan oleh personel gabungan dari Direktorat Reserse hingga Satuan Brimob bersenjata lengkap.
Kapolda Lampung, Helfi Assegaf, mengungkapkan bahwa operasi ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan yang telah dilakukan dalam waktu cukup lama.
Sebanyak 32 orang diamankan dalam penggerebekan tersebut. Mereka terdiri dari 20 pekerja gudang dan 12 sopir yang diduga terlibat dalam proses distribusi BBM ilegal.
Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti dalam jumlah besar. Dari lokasi, disita sekitar 203 ton BBM jenis solar yang diduga telah diolah secara ilegal dan siap dipasarkan.
Pengungkapan kasus ini menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga menilai, aparat penegak hukum perlu menelusuri lebih jauh pihak yang berperan sebagai pengendali utama dalam praktik tersebut.
Masyarakat berharap penyidikan tidak berhenti pada pelaku lapangan, melainkan mampu mengungkap jaringan yang lebih besar, termasuk pemodal dan pengatur distribusi BBM oplosan.
Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut untuk mengembangkan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain di balik praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat itu.(tim-red)
Editor : IFFAH.Yy|transsewu.com
