PAN Bandar Lampung Pilih Jalan Kekeluargaan, Firmansyah Sebut Persoalan EH-SN Berawal dari Kesalahpahaman
Transsewu.com|BANDAR LAMPUNG — DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung memilih penyelesaian secara kekeluargaan terhadap persoalan yang sebelumnya menyeret nama EH dan perempuan berinisial SN.
Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Firmansyah, mengatakan setelah dilakukan komunikasi dan klarifikasi dengan pihak-pihak terkait, ditemukan adanya informasi yang tidak sesuai dengan pemahaman awal sehingga persoalan tersebut dinilai sebagai kesalahpahaman.
Pernyataan itu disampaikan Firmansyah dalam konferensi pers di Kantor DPD PAN Kota Bandar Lampung, Rabu (23/9/2026).
Menurut Firmansyah, proses klarifikasi dilakukan dengan menggali keterangan dari para pihak serta mencermati informasi dan bukti yang tersedia.
“Alhamdulillah, setelah kami melakukan pembicaraan dan menggali bersama, muncul titik terang bahwa ada kesalahan. Kami bersyukur kepada Allah SWT dan para pihak bersepakat untuk menyelesaikan kesalahpahaman ini secara kekeluargaan,” kata Firmansyah.
Ia juga menyampaikan bahwa laporan yang sebelumnya berkaitan dengan persoalan tersebut telah dicabut oleh pihak yang membuat laporan.
Firmansyah mengatakan, dengan adanya kesepakatan tersebut, pihaknya tidak ingin persoalan kembali berkembang menjadi perdebatan di ruang publik.
“Masalah ini tidak kami lanjutkan, kami akhiri. Tidak ada lagi hal-hal yang perlu diperdebatkan dan tidak ada lagi hal yang perlu dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya.
Klarifikasi atas Informasi yang Berkembang
Firmansyah juga menyinggung informasi yang sebelumnya berkembang mengenai dugaan hubungan antara EH dan SN.
Ia mengatakan, setelah dilakukan komunikasi secara langsung dengan pihak-pihak terkait, terdapat perbedaan antara informasi yang berkembang dengan hasil klarifikasi yang diterima pihak partai.
“Kami menanyakan secara langsung dan melihat bukti-bukti yang ada. Ternyata ada kesalahan informasi. Kami bersyukur persoalan dan dugaan yang sebelumnya berkembang ini bisa diselesaikan,” katanya.
Firmansyah tidak ingin persoalan tersebut kembali menjadi polemik. Menurutnya, penyelesaian secara kekeluargaan merupakan kesepakatan para pihak setelah dilakukan pembicaraan bersama.
Tetap Ada Evaluasi Internal
Di sisi lain, Firmansyah memastikan penyelesaian secara kekeluargaan tidak menghilangkan proses evaluasi di internal partai.
Ia mengatakan PAN akan memberikan teguran serta sanksi internal kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan persoalan tersebut sesuai mekanisme organisasi.
“Walaupun masalah ini sudah terselesaikan, secara internal akan memberikan teguran kepada pihak-pihak yang disebutkan. Akan ada sanksi yang diberikan karena bagaimanapun hal ini sedikit banyak berpengaruh terhadap nama baik partai,” tuturnya.
Menurut Firmansyah, pihak-pihak yang bersangkutan telah menyatakan kesediaannya menerima keputusan internal partai.
Kader Diminta Menjaga Sikap
Firmansyah selanjutnya mengingatkan seluruh kader, pengurus, dan anggota fraksi PAN agar menjaga sikap serta perilaku dalam menjalankan tugas organisasi.
Ia menilai setiap kader memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap partai.
“Kami mengimbau, tidak hanya kepada anggota fraksi, tetapi kepada semua pengurus partai dan kader agar bisa menjaga diri dan menjadi contoh bagi masyarakat,” ujarnya.
Firmansyah berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bersama, terutama dalam menyikapi informasi yang belum sepenuhnya terkonfirmasi.
Ia pun meminta semua pihak menghormati kesepakatan yang telah dicapai dan tidak kembali memperpanjang persoalan.
“Pasti ada hikmah dari setiap kejadian. Kami bersyukur bahwa persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik,” pungkasnya.(fhe)
