Bekal Disiplin dan Kepemimpinan, Danbrigif 4 Mar/BS Tutup Pelatihan SPPI Kolat II Sumbagsel
Transsewu.com |LAMPUNG – Pelatihan SPPI KDKMP & KNMP Kolat II Sumbagsel Satdik Brigif 4 Marinir/BS resmi berakhir. Penutupan kegiatan dipimpin langsung Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Kanang Budi Raharjo, M.Tr.Hanla., CHRMP., di lapangan Markas Komando Batalyon Infanteri (Yonif) 7 Marinir, Ketapang, Kecamatan Teluk Pandan, Lampung, Jumat (31/7/2026).
Dalam upacara tersebut, Danbrigif 4 Mar/BS bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan turut dihadiri jajaran Perwira Staf, unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Koperasi wilayah Sumbagsel, serta seluruh peserta pelatihan.
Pelatihan yang berlangsung selama masa pendidikan tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan peserta, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter. Para siswa mendapatkan pembinaan yang menitikberatkan pada disiplin, ketahanan mental, kepemimpinan, kepanduan, serta tanggung jawab.
Pola pembinaan yang diterapkan di lingkungan Korps Marinir diharapkan mampu membentuk peserta menjadi pribadi yang lebih tangguh, memiliki integritas, serta siap menghadapi tantangan ketika kembali menjalankan aktivitas dan tugas di tengah masyarakat.
Selain membekali keterampilan, pelatihan tersebut juga menanamkan pentingnya sikap disiplin dan kemampuan memimpin. Peserta didorong agar mampu mengembangkan pola pikir inovatif, bertindak bertanggung jawab, serta menerapkan nilai-nilai yang diperoleh selama pendidikan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Komandan Yonif 7 Marinir Letkol Marinir Muhammad Kristian Widiantoro, M.Tr.Opsla., selaku Dansatdik Brigif 4 Mar/BS Kolat II Sumbagsel, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan hingga selesai.
“Selamat atas ditutupnya Pelatihan Bela Negara kepada seluruh siswa SPPI. Semoga apa yang siswa pelajari di Satdik Brigif 4 Mar/BS dapat menjadi dasar dan pedoman untuk memulai perjalanan hidup di dunia kerja yang sesungguhnya,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar pengalaman selama mengikuti pelatihan tidak berhenti sebatas di lingkungan pendidikan. Menurutnya, ilmu, kedisiplinan dan nilai-nilai yang telah diperoleh perlu diterapkan dalam kehidupan maupun lingkungan kerja masing-masing.
Berakhirnya pelatihan tersebut sekaligus menjadi awal bagi para peserta untuk memasuki tahapan pengabdian berikutnya. Mereka diharapkan mampu membawa semangat disiplin, integritas, kepemimpinan dan tanggung jawab sebagai modal dalam berkontribusi kepada masyarakat.
Melalui pembekalan yang telah diberikan, peserta SPPI diharapkan tumbuh menjadi sumber daya manusia yang profesional, berkarakter dan mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung berbagai program pemerintah.
Editor : fhe |transsewu.com
