Bupati Egi Dampingi Wakapolri Tinjau Arus Mudik Bakauheni, Pastikan Perjalanan Aman dan Nyaman

Screenshot_20260426_063418~2

Transsewu.com |LAMSEL, Bakauheni – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, turun langsung mendampingi Wakapolri Dedi Prasetyo dalam peninjauan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni, Selasa (17/3/2026).

Dalam pemantauan tersebut, arus lalu lintas terpantau relatif lancar meski volume kendaraan mulai meningkat menjelang puncak mudik. Kehadiran Bupati Egi di lapangan merupakan bagian dari upaya memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman, khususnya di wilayah Lampung Selatan sebagai gerbang Pulau Sumatra.

Berdasarkan hasil pemantauan udara dan darat oleh jajaran kepolisian, arus kendaraan dari arah Jakarta menuju Merak hingga penyeberangan ke Bakauheni masih terkendali. Meski demikian, antrean kendaraan mulai terlihat di Pelabuhan Merak, sementara kondisi di Bakauheni relatif stabil.

“Hasil pemantauan udara menunjukkan arus lalu lintas, baik dari Jakarta menuju Merak maupun sebaliknya, serta dari Merak ke Bakauheni, secara umum masih lancar dan didukung kondisi cuaca yang baik,” ujar Dedi Prasetyo.

Pengamanan mudik tahun ini tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada kesiapan sistem dan strategi pengendalian kepadatan. Salah satu inovasi yang digunakan adalah aplikasi Siger Presisi yang menyajikan data lalu lintas secara real time guna mendukung pengambilan keputusan di lapangan.

Melalui sistem tersebut, kondisi lalu lintas dibagi dalam tiga kategori, yakni hijau, kuning, dan merah, yang masing-masing memiliki skenario penanganan berbeda. Selain itu, distribusi kendaraan diatur melalui empat jalur utama untuk menghindari penumpukan di satu titik, serta pemanfaatan rest area sebagai buffer zone.

Di sisi lain, kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat juga telah disiapkan dengan melibatkan armada kapal serta personel gabungan dari TNI, Polri, dan Basarnas guna mengantisipasi situasi kontingensi di jalur penyeberangan.

Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan seluruh pihak untuk memastikan kelancaran arus mudik, terutama di jalur Trans Sumatra yang menjadi akses utama pemudik.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan selama perjalanan.

“Saya berpesan kepada seluruh pemudik untuk menjaga kesehatan, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, dan tidak memaksakan diri saat lelah. Silakan manfaatkan posko istirahat yang telah disediakan,” ujar Egi.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, arus mudik Lebaran 2026 diharapkan berlangsung aman, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 18–19 Maret 2026, sementara arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.

 

Editor : fhee

About The Author