Dari UMKM hingga Jurnalis, 13 Wanita Helau Lampung Selatan Diganjar Penghargaan di Hari Kartini 2026
Transsewu.com |KALIANDA – Suara ombak yang berirama di Pantai Semukuk Indah, Desa Pauh Tanjung Iman, Kalianda, menjadi saksi penghormatan bagi 13 perempuan inspiratif Lampung Selatan yang telah mengabdikan diri di berbagai bidang.
Pada puncak peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (21/4/2026), mereka dianugerahi penghargaan “Wanita Helau” sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan daerah.
Momentum ini tidak sekadar seremoni tahunan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan memberikan penghargaan kepada perempuan-perempuan terpilih yang dinilai mampu menghadirkan dampak konkret, mulai dari sektor pemerintahan, UMKM, pendidikan, hingga jurnalistik.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Lampung Selatan, Nessi Yunita, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi acara di kawasan pantai merupakan bagian dari strategi untuk mengangkat potensi pariwisata daerah.
“Kami mengusung tema ‘Semangat Kartini: Inspirasi Lintas Generasi’. Dengan merayakan di alam terbuka, kami ingin semangat ini menyatu dengan upaya memajukan pariwisata Lampung Selatan menuju terwujudnya Desa Helau,” ujarnya.
Peringatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam pembangunan daerah.
“Hari ini kita merayakan napas perjuangan Ibu Bangsa, Raden Ajeng Kartini. Saya ucapkan Selamat Hari Kartini untuk perempuan-perempuan hebat,” kata Syaiful.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, turut menyampaikan pesan melalui sambungan virtual. Ia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai penggerak ekonomi, khususnya di tingkat keluarga dan komunitas.
“Jadikan Hari Kartini ini sebagai titik balik kemajuan ekonomi lokal. Maju perempuannya, Helau desanya,” tegasnya.
13 Perempuan Inspiratif
Puncak acara ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada 13 perempuan inspiratif dari berbagai bidang, yang menjadi representasi sosok Kartini masa kini.
Bidang Pemerintahan:
Camat Palas, Ns. Rosalina, S.Kep., M.Kep.
Bidang Jurnalistik:
Diastuti, Fitriana, dan Roslaini
Bidang UMKM:
Yusmala Dewi, S.Sos., Rupiani, dan Iis Nurmayanti
Bidang Akademisi:
Mustika Wulandari, S.Pd., dan Nurrohmah Aini, S.Pd.Gr
Bidang Komunitas:
Iis Friyanti Nengsih, S.Pd., dan Ina Yatti, S.Psi., M.Psi
Bidang Digital (Influencer):
Putri Lailawati dan Rulia Irvana
Prestasi dan Apresiasi Lain
Selain penghargaan individu, peringatan tahun ini juga mencatat capaian membanggakan di tingkat nasional. TK IT Al Mumtaza berhasil meraih penghargaan Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) dari Kementerian PPPA RI, memperkuat komitmen daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.
Penghargaan juga diberikan kepada pemenang parade dan lomba kebaya nasional:
Parade Terbaik:
Juara I: Bappeda
Juara II: BPKAD
Juara III: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Kebaya Nasional Terbaik:
Juara I: Agus Restuni (BPN)
Juara II: Yuliana (Kecamatan Sidomulyo)
Juara III: Eni Nurdiana (Dinas TPHBUN)
Lebih dari sekadar seremoni, momentum ini menjadi refleksi bahwa semangat Kartini terus hidup dalam berbagai peran perempuan masa kini. Dari ruang kelas hingga pasar, dari dunia digital hingga birokrasi, mereka adalah penggerak perubahan yang membawa Lampung Selatan semakin maju.
Editor : fhee
