Desa Trimomukti Jadi Lumbung Pangan Lampung Selatan, Bupati Egi Apresiasi Peran Petani Dorong Ekonomi Daerah

Screenshot_20260803_180808~2

Transsewu.com |LAMPUNG SELATAN – Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro, dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lampung Selatan.

Dengan luas lahan pertanian mencapai sekitar 1.400 hektare, Trimomukti menjadi salah satu sentra produksi pertanian yang turut menopang perekonomian masyarakat dan daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat menghadiri Tasyakuran Pertemuan Petani dan Ruwatan (Doa Bersama) yang digelar Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Makmur di Desa Trimomukti, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus ungkapan syukur masyarakat atas hasil pertanian yang selama ini menjadi salah satu penggerak utama perekonomian desa.

Dalam sambutannya, Bupati Egi terlebih dahulu menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada masyarakat yang hadir. Ia kemudian memberikan apresiasi kepada para petani yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam pembangunan ekonomi Lampung Selatan.

Menurut Egi, pertumbuhan ekonomi Lampung Selatan yang mencapai 5,71 persen pada 2025 dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Lampung tidak terlepas dari kontribusi sektor pertanian.

“Alhamdulillah, Lampung Selatan menjadi kabupaten dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Lampung pada tahun 2025. Salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar adalah sektor pertanian,” ujar Egi.

Ia menilai Desa Trimomukti menjadi salah satu contoh nyata kuatnya kontribusi sektor pertanian terhadap pembangunan daerah. Hamparan lahan yang luas dan produktif tidak hanya berperan dalam menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Egi juga mengapresiasi berbagai program pemerintah pusat yang dinilai semakin mendukung aktivitas petani, mulai dari kemudahan akses pupuk hingga kebijakan penyerapan gabah.

Menurutnya, kebijakan tersebut memberikan kepastian sekaligus meningkatkan semangat petani untuk terus mengelola lahan dan menjaga produktivitas pertanian.

Selain sektor pertanian, Egi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

Pembangunan dan peningkatan kualitas jalan, kata dia, diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus distribusi hasil pertanian dari sentra produksi menuju pasar.

“Kalau hari ini jalannya bagus, harapannya manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Bukan hanya memudahkan akses transportasi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Egi menyebut Trimomukti tidak hanya memiliki potensi sebagai lumbung pangan, tetapi juga berpeluang dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis pedesaan.

Hamparan lahan pertanian, lingkungan yang asri, serta budaya gotong royong masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk mengembangkan potensi wisata desa sekaligus menciptakan sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

“Trimomukti bukan hanya lumbung pangan, tetapi juga berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan. Saya yakin desa ini akan semakin cantik, semakin indah, dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Egi.

Menutup sambutannya, Bupati Egi mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama mendukung pembangunan Kabupaten Lampung Selatan.

Ia berharap Desa Trimomukti dapat terus berkembang menjadi desa yang maju, mandiri, produktif, dan menjadi salah satu contoh nyata semangat HELAU dalam pembangunan Lampung Selatan.(rls/fhe)

About The Author