Kota Metro Raih TPAKD Award 2026, Lampung Masuk Nominasi Terbaik Nasional

file_00000000be408207981fb598de5b8356

Transsewu.com | – Kota Metro berhasil meraih penghargaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award 2026 kategori Terbaik Tingkat Kota. Sementara itu, Provinsi Lampung masuk nominasi TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Capaian tersebut menjadi pengakuan atas upaya pemerintah daerah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan industri jasa keuangan dalam memperluas akses keuangan serta mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di Provinsi Lampung.

Penghargaan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat program inklusi keuangan agar semakin merata dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, nelayan, serta masyarakat pedesaan.

### Sinergi TPAKD Perkuat Akses Keuangan dan Pemberdayaan Ekonomi

Capaian tersebut merupakan hasil implementasi berbagai program strategis dan kolaborasi anggota TPAKD se-Provinsi Lampung sepanjang 2025 hingga 2026.

Sejumlah program yang dijalankan antara lain penyaluran Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memperluas alternatif pembiayaan formal bagi pelaku UMKM. Melalui akses pembiayaan yang lebih mudah dan terjangkau, pelaku usaha diharapkan mampu mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.

Upaya perluasan akses keuangan juga dilakukan melalui pemerataan pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) di seluruh wilayah Lampung. Selain itu, terdapat program inovatif berupa integrasi pengembangan pondok pesantren dengan bank sampah serta pembukaan rekening saham bagi lebih dari 13.000 peserta.

Penguatan inklusi keuangan turut menyasar masyarakat pedesaan melalui penyaluran polis asuransi, peresmian Desa Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI), serta pengembangan ekonomi daerah berbasis komoditas unggulan, seperti kopi dan penggemukan sapi.

Berbagai program tersebut diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.

Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, mengapresiasi kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan akses keuangan daerah.

“Kami mengharapkan ke depannya peran TPAKD di Provinsi Lampung dan seluruh kabupaten/kota dapat semakin dioptimalkan dalam menggali potensi ekonomi daerah. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, OJK, dan industri jasa keuangan, kita dapat menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif, memberdayakan UMKM, dan pada akhirnya membawa dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Otto.

### Selaras dengan Asta Cita dan Arahan Presiden

Penguatan TPAKD sejalan dengan arah kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang hadir langsung dalam Rakornas TPAKD 2026 untuk memberikan apresiasi terhadap keberadaan 552 TPAKD di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan bahwa kesejahteraan masyarakat tidak boleh berhenti sebagai slogan. Peningkatan penghasilan riil rakyat dan daya beli setiap keluarga harus menjadi sasaran yang diwujudkan secara nyata.

Pada kegiatan yang sama, Presiden juga meresmikan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan (DNKK). Pembentukan lembaga tersebut menandai penguatan fokus kebijakan, tidak hanya pada perluasan inklusi keuangan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan dan ketahanan finansial keluarga.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, turut menegaskan bahwa optimalisasi peran TPAKD merupakan bentuk dukungan terhadap program Asta Cita pemerintah, khususnya dalam pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Secara nasional, program K/PMR telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp64,85 triliun kepada 2,28 juta debitur. Capaian tersebut mencerminkan upaya memperluas akses pembiayaan formal bagi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap sumber pinjaman informal yang memberatkan.

### Pemerintah Pusat Dorong Percepatan Akses Keuangan

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, turut mengapresiasi peran OJK dan pemerintah daerah dalam mengoordinasikan percepatan akses keuangan masyarakat.

Menurut Tito, kehadiran langsung Presiden dalam Rakornas TPAKD menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap upaya memperluas akses keuangan di daerah.

“Bapak Presiden berkenan hadir langsung di acara ini di tengah kesibukan beliau. Artinya memberikan perhatian yang sangat penting kepada program ini untuk percepatan akses keuangan daerah,” ujar Tito.

Capaian Kota Metro dan masuknya Provinsi Lampung dalam nominasi TPAKD terbaik tingkat provinsi diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh anggota TPAKD untuk meningkatkan kualitas program dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Ke depan, TPAKD se-Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus memperluas akses keuangan yang berkualitas serta memastikan manfaat program inklusi keuangan dapat dirasakan masyarakat hingga ke pelosok daerah.

Komitmen tersebut juga diarahkan untuk mendukung target nasional penyaluran pembiayaan sebesar Rp400 triliun pada tahun mendatang bagi petani, nelayan, dan masyarakat pedesaan.

Dengan sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, OJK, dan industri jasa keuangan, perluasan akses keuangan diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah masyarakat yang terhubung dengan layanan keuangan formal, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Lampung.

—

**Informasi lebih lanjut:**

Kepala OJK Provinsi Lampung: Otto Fitriandy
Telepon: (0721) 5601471
Situs web: [www.ojk.go.id](https://www.ojk.go.id)

Editor : fhee