Musda X BPD PHRI Lampung: Kepemimpinan Berganti, Komitmen Majukan Pariwisata Tetap Berlanjut
Transsewu.com |BANDAR LAMPUNG – Musyawarah Daerah (Musda) X Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Lampung yang digelar pada Kamis (25/6/2026) di Horison menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi sekaligus proses regenerasi kepemimpinan di tubuh BPD PHRI Lampung.
Dalam forum tersebut, Ketua BPD PHRI Lampung, H. Handitya Narapati SSP, SH, menyampaikan laporan pertanggungjawaban sekaligus berpamitan setelah menuntaskan tiga periode kepemimpinannya.
Handitya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh anggota PHRI Lampung selama dirinya memimpin organisasi tersebut.
“Alhamdulillah, kami diberikan amanah oleh teman-teman PHRI Lampung selama tiga periode berturut-turut. Pada kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh anggota yang telah bersama-sama membesarkan organisasi,” ujarnya.
Menurut Handitya, selama masa kepemimpinannya PHRI Lampung berhasil mencatat sejumlah capaian yang membanggakan. Salah satunya adalah penghargaan sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan anggota terbaik secara nasional pada kegiatan PHRI tahun 2025 di Cisarua, Bogor.
Selain itu, Lampung juga semakin mengukuhkan posisinya sebagai daerah tujuan penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional maupun internasional. Ketersediaan lebih dari 5.000 kamar hotel dari berbagai kategori menjadi salah satu faktor pendukung berkembangnya sektor pariwisata dan industri perhotelan di provinsi ini.
Ia menilai berbagai kegiatan nasional yang rutin diselenggarakan di Lampung telah memberikan dampak positif terhadap tingkat hunian hotel, pertumbuhan usaha restoran, serta pergerakan ekonomi masyarakat.
Pada Musda X PHRI Lampung, peserta musyawarah dikabarkan telah menyepakati secara aklamasi figur yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi untuk periode mendatang.
“Saya yakin dan percaya kepemimpinan yang baru akan mampu melanjutkan dedikasi dan pengabdian untuk memajukan PHRI Lampung ke depan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum PHRI Pusat, Dr. Ir. H. Hariyadi B. Sukamdani, MM, menegaskan pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam sebuah organisasi. Menurutnya, roda organisasi harus terus bergerak melalui proses demokrasi dan kaderisasi yang sehat.
“Roda organisasi merupakan mata rantai yang sangat penting. Tanpa keberlanjutan dan regenerasi, organisasi akan mengalami stagnasi. Demokrasi yang baik akan melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang mampu membawa organisasi tetap relevan dan berkembang,” ujarnya.
Hariyadi juga menekankan bahwa kualitas pelayanan, inovasi produk, pemanfaatan teknologi, serta penerapan prinsip keberlanjutan menjadi faktor utama dalam meningkatkan daya saing sektor pariwisata.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mengembangkan pariwisata. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha hotel dan restoran, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan destinasi yang berkualitas, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal wisatawan, dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Musda X PHRI Lampung diharapkan mampu menghasilkan berbagai program kerja strategis yang semakin memperkuat industri perhotelan dan restoran di Provinsi Lampung serta mendukung kemajuan pariwisata Indonesia yang lebih maju, adaptif, dan berdaya saing.(fhe)
