SMAN 1 Tumijajar Kenalkan Jurnalistik dan Etika Bersosial Media Saat MPLSMB
Tulang Bawang Barat|transsewu.com – SMAN 1 Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, membekali peserta didik baru dengan materi jurnalistik, literasi digital, etika bermedia sosial, serta bahaya penyalahgunaan narkoba dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Murid Baru (MPLSMB) Tahun Ajaran 2026/2027, Rabu (15/7/2026).
Mengusung tema “Membentuk Generasi Berkarakter, Cerdas, Visioner, Berdaya Saing, dan Berdaya Juang Tangguh”, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Tulang Bawang Barat, serta Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Tulang Bawang Barat.
Ketua PWI Kabupaten Tulang Bawang Barat, Dedi Priyono, mengatakan perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Menurutnya, penggunaan media sosial tanpa disertai sikap yang bijaksana dapat memicu berbagai dampak negatif, seperti penyebaran hoaks, perundungan siber (cyberbullying), hingga penyalahgunaan data pribadi.
“Di era digital ini, setiap orang harus bijak dalam menggunakan media sosial. Pelajar harus mampu memilih informasi yang benar, tidak mudah menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya, serta selalu berhati-hati dalam setiap aktivitas di dunia maya,” ujar Dedi.
Sementara itu, Ketua IWO Kabupaten Tulang Bawang Barat, Arpani, melalui Sekretaris IWO Yunastanto, menjelaskan bahwa media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, berkomunikasi, serta mengembangkan kreativitas.
Ia mengajak para pelajar memanfaatkan berbagai platform digital secara positif agar memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Media sosial merupakan alat yang sangat bermanfaat apabila digunakan secara positif. Karena itu, para pelajar harus mampu memanfaatkannya untuk hal-hal yang membangun, bukan justru terjerumus pada konten yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Selain materi jurnalistik dan literasi digital, peserta MPLSMB juga menerima pembekalan dari Satres Narkoba Polres Tulang Bawang Barat mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika serta pentingnya menjaga pergaulan yang sehat sebagai upaya mencegah kenakalan remaja.
Kepala SMAN 1 Tumijajar, Mohd. Najamudin, berharap melalui kegiatan tersebut para peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus memiliki karakter yang kuat, wawasan yang luas, serta mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, bertanggung jawab, dan beretika.(ab/Iwo)
Editor : Fhe|transsewu.com
