Hadiri Forum APKASI 2026, Bupati Egi Dorong Kebijakan Pro Daerah dan Percepatan Pembangunan

Screenshot_20260802_192457~2

Transsewu.com |Bandung – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menghadiri Rapat Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Sunshine Resort & Convention, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026).

Forum tersebut menjadi wadah strategis bagi para bupati dan jajaran pengurus APKASI untuk memperkuat koordinasi, membangun kolaborasi, serta menyatukan langkah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

Bupati Radityo Egi mengatakan, kehadirannya dalam rapat tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk terus memperluas jejaring kerja sama antardaerah sekaligus memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat demi mendorong pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

“Hari ini saya mengikuti Rapat Dewan Pengurus APKASI Tahun 2026 bersama jajaran pengurus dan para bupati dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Egi.

Menurutnya, APKASI memiliki peran penting sebagai forum komunikasi bagi para kepala daerah untuk saling bertukar pengalaman, gagasan, serta merumuskan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan di tingkat kabupaten. Melalui forum ini, pemerintah daerah juga dapat memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam rapat tersebut, sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya penguatan otonomi daerah, evaluasi program kerja APKASI, hingga kebijakan fiskal daerah yang dinilai berperan penting dalam mempercepat pembangunan di wilayah kabupaten.

“Kami membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan otonomi daerah, evaluasi program kerja APKASI, hingga kebijakan fiskal daerah agar pembangunan di kabupaten dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Egi berharap, hasil pertemuan tersebut dapat mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sehingga mampu melahirkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan daerah.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi faktor penting dalam menciptakan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

“Semoga hasil pertemuan ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta menghasilkan kebijakan yang mendukung kemajuan kabupaten di seluruh Indonesia,” tutupnya. (Rls/fhe)

About The Author