OJK dan Pemkab Lampung Utara Perkuat Ekosistem Keuangan Sektor Pertanian

Screenshot_20260908_222910~2

Transsewu.com|BANDAR LAMPUNG — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara memperkuat ekosistem keuangan sektor pertanian dan perikanan melalui edukasi akses pembiayaan formal, investasi legal, serta perlindungan asuransi.

Kegiatan yang digelar Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Lampung Utara pada Selasa, 8 September 2026, tersebut diikuti 250 petani dan pembudidaya perikanan.

Hadir dalam kegiatan itu perwakilan OJK, Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Lampung, PT Phintraco Sekuritas, PT Asuransi Astra, Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung Utara, pimpinan perbankan di Lampung Utara, serta para ketua kelompok tani dan pembudidaya perikanan.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Biantori, S.Sos., M.H., mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam mengelola keuangan, memitigasi risiko, serta memanfaatkan instrumen perlindungan finansial dan investasi.

“Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan literasi pengelolaan keuangan, memperluas akses pembiayaan formal, serta membuka akses terhadap instrumen investasi dan perlindungan asuransi,” ujar Biantori.

Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menilai penguatan literasi keuangan bagi kelompok petani menjadi kebutuhan penting. Menurutnya, tingkat literasi dan inklusi keuangan kelompok petani masih perlu terus ditingkatkan agar masyarakat tidak mudah terjebak investasi ilegal maupun pinjaman online ilegal.

“Mengingat indeks literasi dan inklusi keuangan kelompok petani masih di bawah rata-rata nasional, penguatan edukasi menjadi sebuah kebutuhan mendesak agar masyarakat terhindar dari risiko investasi bodong dan pinjaman online ilegal,” ungkap Otto.

Dalam kegiatan tersebut, OJK bersama industri jasa keuangan juga menghadirkan fasilitas pembukaan rekening saham secara gratis serta perlindungan asuransi bagi peserta.

Sementara itu, Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., menegaskan bahwa sektor pertanian dan perikanan memiliki peran penting sebagai penggerak perekonomian masyarakat.

“Kami berkomitmen penuh untuk terus memperluas akses pembiayaan formal sekaligus memberikan pendampingan berkelanjutan, sehingga para petani di daerah ini dapat semakin mandiri, cerdas mengelola keuangan, dan naik kelas,” tutur Hamartoni.

Sinergi antara OJK, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan serta mendorong kemandirian ekonomi petani dan pembudidaya perikanan di Lampung Utara.

Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan nasional dan memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pemanfaatan produk serta layanan jasa keuangan yang formal, legal, dan terpercaya.Kalau ingin, saya juga bisa buatkan versi lebih tajam untuk portal berita online, lengkap dengan judul SEO, subjudul, dan lead yang lebih menarik.(rls/fhe)